01/09/09

Iru Irawan: Jae and Iru, Our 27th Year Old Dream Version

JAE

Rambut tidak terlalu gondrong, the best haircut ever.
Financially happy.
Lulus, punya pekerjaan tetap, begitu juga dengan pacar tetap.
Travelling around, dari Batu Karas sampai Amsterdam.

"Si pacar-tetap dibawa travelling gak, Jae?" Iru bertanya.

Pasti atuh, Ru..


I am gonna be oh-so-TAKEN. Si pacar-tetap akan menjadi The It!
Si pacar-tetap: Same passion. Punya art, music and photography sense. Harus se-ordinary mungkin. Not too idealistic, not too arrogant. A good kisser, tentunya.
Mata dan rambut bagus. Killer smile. Smooth skin. Ada sense ke-ibuan. Bisa masak, supaya saya gemuk.

"Ga ribet, ga neko neko, yang simple aja, Ru"

Karakternya kuat.
Dia akan menjadi the most infinity object di mata saya.

"Romantis banget ih, Jae~" Iru sudah mulai terharu.

Heheheh, mari lanjutkan.


Driving Mini Cooper. Warna hitam, rooftop bendera Inggris, seperti milik Ringo Star.

Punya studio foto sendiri. STICK WITH NIKON, FOREVER AND EVER.

"Kamar gelap nya mau dipake apa aja, Jae?. Eehm ehem.."
Kamu juga tau, Ru. Mungkin. Ehehe.

Groove box MC Roland 909 dengan seperangkat alat lainnya untuk bermusik.

"Musik seperti apa, Jae?"
Psychedelic. Electronic. Anything to make you dance, Ru. Hahahaha.

Ketemu Anthony Gonzales (semoga dia masih hidup di umur 27 saya).

Make my parents HAPPY AS HELL.
Papa mama bisa naik haji berdua.

"Kamu gak ikut, Jae?"
Pasti.

Iru dan Jae "AMIIIIINNN..."

I could cook, some simple menus.
David (adik) dan Danish, ponakan paling kecil, akan kebanjiran Action Figures.

Cannes Festival, I'M IN!

Friends with National Geographic people.

Nonton Black Rebel Motorcycle concert bareng si pacar-tetap dan teman-teman.

"Berarti gua ikut dooong. Plus kamu kan sudah kaya edan nih ceritanya. Jadi gua dibayarin doong. Asyiik!" Iru berharap banyak, dan dalam hati mengutuk Jae agar semua mimpinya terkabul.

Punya topeng Daft Punk original, supaya berasa Daft Punk.
Saya jadi si Christo.

"Berarti gua si Thomas nya! Horee..
Kalo mereka Daft Punk, berarti kita Daft Sunk!"

(Sunk = Tenggelam, English)

Mau maintance diri sendiri. Perawatan kulit wajah, BEBAS JERAWAT. Haha.

Pokoknya, umur 27, happy, dan menanti masa depan yang cemerlang. The End.

"Semoga belum mati ya, Jae. Amiiin.."


(Jae pun pulang. Mungkin akan tetap bermimpi di perjalanan ke rumahnya. Dan Iru sendiri, merasa takut untuk bermimpi. Atau terlalu takut untuk sharing mimpi. Come on, 27 tahun sudah terlalu dekat buat Iru. 3 tahun lagi. 3 tahun lagi. 3 tahun lagi.)



IRU

27th year old Jae tampak sangat menarik. I'll be so happy for him.

Singkat saja versi 27 tahun saya:

BBC London. Fall, will be my favorite season. Punya pacar tetap? Semoga.
Lelaki berkebangsaan Indonesia tentunya.
Tetap mendengarkan Folk.
Tetap mengidolakan Ashlee Simpson sebagai guilty pleasure.

Setiap weekend menonton Premier League, dan tetap akan mendukung Manchester United dan Tottenham Hotspur.

Punya florist kecil-kecilan, tepat di depan apartment.
Untuk weekend, akan ada harga spesial. Soalnya saya pikir, Flower could make people happy. Flower will change the world.

Papa Mama will be proud of me and my silly things around.

I'm gonna have a new circle of friends. Akan ada Chandler-ish guys dan Barney-ish guys. Mereka akan do silly jokes. My Chandler-ish guys will be sarcastic, and my Barney-ish guys will be girlcastic. Haha!


Saya pun akan tetap berteman dengan Jae. Dia akan mengunjungi saya sesekali, dan dikenalkan dengan si pacar-tetap.
Begitu juga dengan Ekky, yang saya harap sudah suit up dan bekerja di kedutaan Afrika.
Eydel, akan tetap gay-ish (santai, Del, pakai 'ish' kok), dan sudah menemukan love of his life, still swearing everything around.

Hmm, pada dasarnya, saya tau segala hal akan berubah dengan berjalannya waktu. But somehow, deep in our heart, we don't want everything around changing, and wish that everything could stay the same.
We all are afraid living this life.
Yes, we are.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar